Gelar Rapat Konsolidasi PGRI Tahun 2020 - PGRI Sumatera Barat

PGRI Sumatera Barat

PGRI Provinsi Sumatera Barat

test banner

Gelar Rapat Konsolidasi PGRI Tahun 2020

Share This

Gelar Rapat Konsolidasi PGRI Tahun 2020



Infokom: Pengurus PGRI Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bersama pengurus Kab/kota se Sumbar yaitu PGRI kota Bukittinggi, PGRI Kab. Tanah Datar, PGRI kota Padang Panjang, PGRI Kab. 50 Kota, dan PGRI kota Payakumbuh selenggarakan Rapat Konsolidasi Organisasi PGRI pada Jumat (18/9) dan kegiatan Konferensi PGRI Bukittinggi ke XXII yang diadakan pada Sabtu (19/9) di Aula Gedung SMAN 1 Bukittinggi.

 


Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam sambutannya mengatakan ucapan terima kasih kepada Organisasi PGRI yang sudah membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan Pemerintah serta telah memperlihatkan kiprahnya untuk mensejahterakan guru. "Tanpa guru tidak akan ada orang orang pintar dan jujur untuk memajukan Bangsa ini kedepan," imbuhnya. Ia berharap agar PGRI dapat melaksanakan berbagai kegiatan pelatihan yang mampu meningkatkan kemampuan profesionalisme guru. "Pemerintah akan ikut mendukung dan akan membantu setiap program yang akan dilaksanakan PGRI, baik dalam bentuk moril maupun materil, bahkan akan memberikan Hibah sesuai proposal yang diajukan PGRI demi teklaksananya program PGRI, dalam rangka peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru," ungkapnya.

 


Ketua PGRI Provinsi Sumbar Darmalis dalam sambutannya menyampaikan bahwa PGRI bukanlah organisasi politik, tapi PGRI merupakan organisasi independen yang selalu peduli dengan Pendidikan. "Banyak hal yang sudah dilakukan PGRI untuk memperjuangkan nasib guru dan demi kesejahteraan guru. "Hasil perjuangan itu sudah dirasakan guru, mulai dari kenaikan gaji guru, berbagai tunjangan guru, peningkatan kesejahteraan guru, sertifikasi guru, keluarnya UU tentang guru dan dosen, memperjuangkan agar guru honorer K2 segera diangkat jadi PNS/ASN, dan masih banyak lagi," ucapnya. ”Sampai kapanpun PGRI bertekad akan memberikan perhatian demi kesejahteraan dan perbaikan nasib guru kedepan," ucapnya.



 Sementara pada kegiatan Konferensi Ia juga menyampaikan hal yang sama kepada seluruh guru yang hadir dalam kegiatan dan berharap nantinya orang orang yang duduk dipengurusan PGRI kota Bukittinggi adalah orang orang yang mau dan ikhlas mengabdikan diri untuk memajukan organisasi PGRI dan peduli terhadap dunia Pendidikan.

 Sementara itu, Wakil ketua II PGRI Provinsi Sumbar Ernela pada kegiatan Konsolidasi memberikan penjelasan tentang keorganisasian PGRI, mulai dari sejarah PGRI, hasil hasil perjuangan PGRI, bahkan juga menjelaskan pentingnya menjadi guru. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi keanggotaan oleh Sekretaris Umum Trikora Irianto serta materi Keuangan oleh Bendahara PGRI Provinsi Zulfirdayeni.

 Setelah selesai acara, Pengurus PGRI Provinsi Sumbar juga menerima kunjungan dari perwakilan Ikatan Guru guru honorer di atas umur 35+ se Sumbar. Dalam pertemuan tersebut, Zul mewakili seluruh guru honorer 35+ menyampaikan agar ada keputusan presiden yang menyatakan guru guru honorer umur 35+ dapat diangkat menjadi PNS tanpa tes.

 Penyampaian zul langsung direspon oleh Darmalis yang menyatakan bahwa PGRI selalu memperjuangkan seluruh guru. Baik itu guru ASN maupun guru non ASN. PGRI juga selalu menyampaikan semua Aspirasi yang disampaikan guru. "Aspirasi guru selalu kami sampaikan. Ketua umum Prof. Unifah Rosyidi, M.Pd selalu mencari jalan dan solusi demi kesejahteraan anggotanya" tegasnya. "Kami PGRI Provinsi Sumbar tidak akan berlepas tangan dan akan terus memperjuangkan guru guru yang ada di Sumbar" tegasnya.





 


Pages