PEDOMAN PELAKSANAAN HUT KE-74 PGRI DAN HGN TAHUN 2019 - PGRI Sumatera Barat

PGRI Sumatera Barat

PGRI Provinsi Sumatera Barat

test banner

PEDOMAN PELAKSANAAN HUT KE-74 PGRI DAN HGN TAHUN 2019

Share This




Pada tanggal 25 November 1945, seratus hari setelah Indonesia merdeka, di Surakarta, Jawa Tengah, puluhan organisasi guru berkongres, bersepakat, berhimpun dan membentuk satu-satunya wadah organisasi guru, dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sejak lahir PGRI bersifat unitaristik, independen, dan nonpolitik praktis. PGRI adalah organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan yang selalu berupaya mewujudkan guru yang profesional, sejahtera, dan bermartabat, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Peran guru dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sungguh besar dan sangat menentukan. Guru merupakan salah satu komponen yang strategis dalam mewujudkan keberhasilan pendidikan yang meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai tujuan nasional mencerdaskan bangsa. Sejak masa penjajahan, guru selalu menanamkan kesadaran akan harga diri sebagai bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme kepada peserta didik dan masyarakat. Pada tahap awal kebangkitan nasional, para guru aktif dalam organisasi pembela tanah air dan pembina jiwa serta semangat para pemuda pelajar.
Dedikasi, tekad, dan semangat persatuan dan kesatuan para guru yang dimiliki secara historis tersebut perlu dipupuk, dipelihara dan dikembangkan sejalan dengan tekad dan semangat era global untuk masa depan bangsa. Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru wajib menjadi anggota organisasi profesi guru. Guru harus menjaga solidaritas dan soliditas bersama komponen lainnya. Guru harus berupaya menjaga kebersamaan dan menghindari perpecahan antar sesamanya.
Sebagai penghormatan kepada guru dan PGRI, Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 menetapkan tanggal 25 November, hari kelahiran PGRI, sebagai Hari Guru Nasional, yang kemudian dimantapkan melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sejak tahun 1994 setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional dan Hari Ulang tahun PGRI secara bersama-sama.
Pada tanggal 25 November 2019 ini PGRI genap berusia 74 tahun. Usia yang cukup matang dan dewasa bagi sebuah organisasi. Selama kurun waktu 2

tersebut, berbagai perjuang dihasilkan oleh PGRI terkait peningkatan kesejahteraan guru, perlidungan dan advokasi, peningkatan kompetensi, dukungan pengembangan karier, penyelesaian masalah guru dan Pendidikan, melakukan kerja sama dengan pihak terkait sebagai wujud kolaborasi, dan kegiatan kemanusiaan. Perjuangan tersebut sebagai komitmen PGRI terhadap peningkatan mutu dan pelayanan Pendidikan menuju SDM Unggul, Indonesia Maju.
Peringatan HUT Ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun ini adalah momentum kebangkitan para guru untuk menjadi guru yang lebih profesional dalam menghadapi tantangan di era revolusi industry 4.0. Semoga di HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun ini memberikan motivasi dan inspirasi begitu pentingnya soliditas dan solidaritas guru dalam membesarkan marwah PGRI sebagai organisasi profesi



Pages